Karena itu, ia mendorong adanya penguatan pemahaman kepada Kaling dan RT agar mereka mengetahui mekanisme pendataan sekaligus ruang yang tersedia bagi masyarakat untuk menyanggah.
Verifikasi Jangan Dipengaruhi Like and Dislike
Selain memperkuat sosialisasi, Ical meminta proses verifikasi dan pengecekan kondisi warga dilakukan secara objektif. Ia mengingatkan agar penilaian di lapangan tidak dipengaruhi hubungan personal maupun subjektivitas petugas atau kader.
“Tadi kan bagaimana lebih diseringkan sosialisasi, lalu pada saat cross check lapangan supaya tidak ada yang like and dislike, suka dan tidak suka dari kader. Sehingga kelihatan di lapangan,” tegasnya.
Menurut Ical, Kaling juga tetap harus mengambil bagian dalam proses tersebut. Jangan sampai persoalan pendataan sepenuhnya dianggap sebagai pekerjaan kader, sementara perangkat kewilayahan tidak ikut bertanggung jawab memastikan kondisi warga diketahui.
Ia berharap setelah proses ini ada penguatan koordinasi di tingkat lingkungan. Kaling dan RT perlu diberikan pemahaman agar dapat membantu masyarakat yang menghadapi persoalan dalam pendataan bansos.
Semua Warga Bisa Menyanggah